![]() | ||
| Technorati |
Sekitar satu bulan yang lalu secara tak sengaja saya berkunjung ke blog milik seseorang yang katanya adalah Bapak Blogger Indonesia. Awalnya saya memang searching soal menggiat IT di Indonesia. Ketemulah sebuah artikel yang menyebutkan beberapa nama yang saya maksud. Dan salah satu penggiat IT di Indonesia yang tertera adalah Bapak Blogger Indonesia. Dia lah mas Enda Nasution. Selidik punya selidik ternyata Mas Enda ini sudah ngeblog sejak tahun 2000an. Pantas saja beliau dijuluki Bapak Blogger Indonesia.
Nah, dalam kunjungan saya ke blognya Mas Enda, saya menemukan sebuah posting yang judulnya cukup aneh. Begini judul tulisannya Laki-Laki Dewasa Adalah Tipe Terburuk. Isinya curhat, tapi bukan curhatan lebai nan alay gaya anak muda sekarang ini. Dengan gaya bahasa seorang master blogger tulisan itu jadi menarik untuk dibaca. Mas Enda seolah sedang menceritakan perkembangan dunia blogger di Indonesia. Dan pergeseran tujuan seseorang berblogging ria. Dulu sebuah blog lebih berisi tentang pribadi blogger tersebut. Benar-benar berisi pemikiran dan isi hati si empunya blog. Segenap curahan perasaan dituangkan dalam sebuah posting tulisan. Namun seiring perkembangan zaman, kala adsence menjamur, tujuan seseorang nggeblog terus berubah. Blog tak lagi sepenuhnya isi hati sang blogger.
Mengutip perkataan Mas Enda
Having said that, sampai sekarang gue masih senang gembira ria suka cita kalau menemukan sebuah blog personal yang menarik. Yang informatif dan membuat kita belajar tentang sesuatu. Yang bercerita tapi juga menghibur. Yang menyentuh dan membuat terharu. Yang mengegelitik dan membuat tertawa. Yang mengingatkan kita pada sebuah kenangan dan mengenangkan kita pada sebuah ingatan.
Ga banyak lagi blog dan posting-posting seperti itu. Kebanyakan blogger ingin jadi media, ingin objektif, ingin ter-pakar, ingin membangun pembaca. Atau sebaliknya banyak blogger juga yang terlalu malu dan kekanak-kanakan untuk menerakan huruf menjadi kata dan mengatakan kalimat menjadi perasaan.
Banyak blog telah dikomersilkan dan kehilangan seni dari nggeblog itu sendiri(sok tahu nih anak). Moneytisasi blog bukanlah hal yang salah. Kalau memang dengan sebuah blog bisa mnghasilkan income tambahan ya apa salahnya. Tapi jangan lantas memaksakan agar sebuah blog bisa menghasilkan uang banyak. Kecuali saudara adalah seorang pakar. Apalagi dengan cara copas artikel orang lain. Bikin tulisan sendiri boss, jelek-jelek begini itu hasil karya sendiri.
Keberadaan sebuah blog tampaknya perlu dipertanyakan lagi apakah itu Personal Blog ataukah Komersial Blog. Nggeblog untuk tujuan komersil atau sekedar menuangkan pemikiran. Yah, itu kembali pada masing-masing blogger dengan berbagai macam alasan Mengapa seseorang membuat blog.
Sekarang pertanyaan untuk saya sendiri. Sampean nggeblog tujuannya apa Bang Admin? Blog ini Personal Blog ataukah Komersial Blog? Saya bingung sendiri menjawabnya. Gimana nih yang punya blog.
Status MiniPici WeBlog sebagai sebuah blog macam apa(komersil atau personal) memang masing abu-abu. Lihat saja isinya, beberapa posting tentang tutorial dan tips trik yang sok tahu, tapi kadang-kadang juga ada celoteh nggawur(seperti tulisan ini). Meski demikian, sampai sejauh ini saya masih menganggap kalau blog ini adalah seuah Personal Blog. Karena saya yang membuat, saya yang merawat dan saya sendiri yang mengupdate isi blog ini dengan tulisan buatan sendiri. Walaupun tak murni hasil pemikiran sendiri. Terlepas dari semua itu, yang terpenting saya bisa berbagi. Menyebarkan berbagai hal aneh melalui media blog. Siapa tahu nanti juga ada yang bersedia membagikan dollar kepada saya. Lho???

Wah dari gaya penulisan nampaknya bang Izul ini sudah pantas dianggap dewasa..
ReplyDeleteSaya juga bingung sih ttg blogku, kebanyakan copas tapi dikit2 ada juga yg nulis sendiri.. Mungkin kayak blog ini kali ya, mixed personal blog & commercial blog.. ^^
wah dapat pujian (besar kepala nih), tepat nya gaya menceritakan
Deletecopy konten orang lain gak masalah selama menyertakan sumber, begitu katanya etika copas, ya kan Bang?
Ya jarang2lah ada orang yg me-riview tulisan orang dengan pas.. hehe
Deleteya Saya setuju, kadang2 ada juga yg blum tahu, terutama blogger newbie..
Hehe.. iya Bang Izul terinspirasi dari postingan ini jadi mau nulis judul yg sama.. ^^
ReplyDeleteKalau saya pribadi lebih suka blog yang isinya nggak terlalu panjang karena bagaimanapun juga rata-rata pengunjung blog adalah orang yang nggak suka baca terlalu banyak tulisan. Salam kenal bang :)
ReplyDeleteterima kasih masukannya
Deletepanjang pendek postingan tentunya tergantung isinya
kalo sekedar informasi, memang lebih bagus yg singkat, padat dan tak panjang lebar
Saya hampir setuju dengan bung Ryan M. Namun sayangnya artikel/ posting pendek akan membuat prestasi blog di Search Engine melemah, apalagi jika tidak ada posting utama untuk memancing pengunjungnya..
DeleteOiya, terima kasih sudah berkunjung di blog Belajar Ilmu SEO Blogspot saya sebelumnya, bung izul.. :D tulisan Anda menarik dan enak dibaca.. salut dah,,
kalau yang bicara pakar SEO, harus saya cerna baik-baik nih
Deleteterima kasih atas kunjungan dan komentar cerdasnya Bung