Saya sendiri juga belum tahu dampak dari beberapa kode yang saya temukan tatkala browsing di internet. To the point.
*#06#
*#06# untuk melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity).

Ini penting saat akan membeli handphone bekas. Yaitu untuk mencocokkan no IMEI handphone dengan di kardus handphone. Selain itu juga bisa digunakan untuk mengecek kualitas handphone.
Setelah kita mengetahui kode IMEI handphone, perhatikan angka ke-7 dan ke-8 IMEI tersebut. Dari dua angka itu kita bisa tahu tingkat kualitas handphone. Ketentuannya begini
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 02 atau 20 berarti handphone itu buatan Asia dengan kualitas very bad (jelek)
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 08 atau 80 berarti handphone itu buatan Jerman dengan kualitas not bad (tidak terlalu jelek)
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 01 atau 10 berarti handphone itu buatan Finlandia dengan kualitas good (baik)
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 00 atau berarti handphone itu buatan Perancis dengan kualitas very good (sangat baik)
Tapi walaupun dengan kualitas very bad sekalipun, handphone Nokia tetap dibuat dengan standar kualitas yang baik. Hanya saja diantara yang baik-baik masih ada yang lebih baik lagi.
*#0000#

Kode untuk melihat keterangan identitas ponsel, dari versi firmware ponsel, tanggal pembuatan, hingga model atau tipe ponsel. Kita bisa gunakan kode ini untuk tahu model atau tipe ponsel yang kita pegang.
*#92702689#
Di ponsel symbian 3rd edition, kode ini akan menunjukkan berapa lama pemakaian ponsel atau life timer.
Namun saat saya coba di Nokia N-Gage Classic(Symbian S60 1st), kode ini tidak memberikan reaksi apapun. Sedangkan untuk ponsel Nokia non Symbian akan menunjukkan Warranty, berupa tanggal pembuatan, dan kapan terakhir kali di service. Untuk keluar dari Menu Warranty harus di restart, alias harus dimatikan dulu.
Nomor Urut# (ex. 24#)
Kode ini untuk shortcut menuju isi phone book (no contact tersimpan) dengan cepat di hp sesuai urutan tersimpannya. Misalnya: ketik 24# di homescreen handphone, maka akan langsung ditunjukkan nomor contact urutan ke 24 yang ada dalam phone book. Sehingga kita bisa melakukan panggilan ke nomor tersebut. Untuk memanfaatkan cara ini sebagai jalan cepat mencari nomor berarti kita harus hafal urutan daftar nomor handphone yang telah kita simpan. Cukup ribet ya kalau harus menghafal urutannya.
*#2820#
Untuk melihat ID perangkat keras bluetooth handphone. Sudah jelas lah tipe handphone apa saja yang bisa diterapkan kode ini Saya tidak tahu apa gunanya setelah kita mengetahui ID perangkat bluetooth.
*#62209526#
Info yang saya peroleh kode ini untuk mengecek koneksi WiFi ketika akan terkoneksi pada jaringan Wireless. Saat saya coba di ponsel Nokia 5630 Xpress Music yang mempunyai perangkat WiFi, menunjukkan semacam nomor seri. Mungkin itu nomor seri perangkat WiFi ponsel itu.
*#7780# ->Soft Reset
Untuk mereset ulang pengaturan ponsel ke mode default atau pabrikan tanpa menghapus file-file tersimpan. Atau disebut Soft Reset. Kode ini merupakan cara lain mereset pengaturan ponsel selain menggunakan fitur Factory Setting di Pengaturan Ponsel. Setelah memasukkan kode, ponsel akan memberikan peringatan untuk Restore ulang.

*#7370# ->Hard Reset
Kode ini fungsinya hampir sama dengan *#7780 yaitu untuk mereset ponsel. Namun kode ini bila digunakan akan benar-benar mengembalikan ponsel ke kondisi awal sesuai settingan pabrik dengan tanpa terkecuali menghapus semua file di Drive:C. Terhapusnya semua file di drive C juga akan berdampak pada aplikasi yang diinsall di drive: E (memory eksternal). Aplikasi tersebut tidak akan dapat dibuka. Biasanya kode untuk hard reset ini digunakan bila kinerja ponsel mulai melambat(lemot) atau ponsel Symbian terinfeksi virus.
Selain beberapa kode di atas, saya masih memiliki beberapa kode lagi yang fungsi dan kegunaannya belum jelas. Walaupun saya tahu kegunaannya dari hasil browsing. Namun saya belum mengujinya lebih jauh.
*#06#
*#06# untuk melihat IMEI (International Mobile Equipment Identity).

Ini penting saat akan membeli handphone bekas. Yaitu untuk mencocokkan no IMEI handphone dengan di kardus handphone. Selain itu juga bisa digunakan untuk mengecek kualitas handphone.
Setelah kita mengetahui kode IMEI handphone, perhatikan angka ke-7 dan ke-8 IMEI tersebut. Dari dua angka itu kita bisa tahu tingkat kualitas handphone. Ketentuannya begini
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 02 atau 20 berarti handphone itu buatan Asia dengan kualitas very bad (jelek)
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 08 atau 80 berarti handphone itu buatan Jerman dengan kualitas not bad (tidak terlalu jelek)
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 01 atau 10 berarti handphone itu buatan Finlandia dengan kualitas good (baik)
-Jika angka ketujuh dan kedelapan
adalah 00 atau berarti handphone itu buatan Perancis dengan kualitas very good (sangat baik)
Tapi walaupun dengan kualitas very bad sekalipun, handphone Nokia tetap dibuat dengan standar kualitas yang baik. Hanya saja diantara yang baik-baik masih ada yang lebih baik lagi.
*#0000#

Kode untuk melihat keterangan identitas ponsel, dari versi firmware ponsel, tanggal pembuatan, hingga model atau tipe ponsel. Kita bisa gunakan kode ini untuk tahu model atau tipe ponsel yang kita pegang.
*#92702689#
Di ponsel symbian 3rd edition, kode ini akan menunjukkan berapa lama pemakaian ponsel atau life timer.

Namun saat saya coba di Nokia N-Gage Classic(Symbian S60 1st), kode ini tidak memberikan reaksi apapun. Sedangkan untuk ponsel Nokia non Symbian akan menunjukkan Warranty, berupa tanggal pembuatan, dan kapan terakhir kali di service. Untuk keluar dari Menu Warranty harus di restart, alias harus dimatikan dulu.
Nomor Urut# (ex. 24#)
Kode ini untuk shortcut menuju isi phone book (no contact tersimpan) dengan cepat di hp sesuai urutan tersimpannya. Misalnya: ketik 24# di homescreen handphone, maka akan langsung ditunjukkan nomor contact urutan ke 24 yang ada dalam phone book. Sehingga kita bisa melakukan panggilan ke nomor tersebut. Untuk memanfaatkan cara ini sebagai jalan cepat mencari nomor berarti kita harus hafal urutan daftar nomor handphone yang telah kita simpan. Cukup ribet ya kalau harus menghafal urutannya.
*#2820#
Untuk melihat ID perangkat keras bluetooth handphone. Sudah jelas lah tipe handphone apa saja yang bisa diterapkan kode ini Saya tidak tahu apa gunanya setelah kita mengetahui ID perangkat bluetooth.
*#62209526#
Info yang saya peroleh kode ini untuk mengecek koneksi WiFi ketika akan terkoneksi pada jaringan Wireless. Saat saya coba di ponsel Nokia 5630 Xpress Music yang mempunyai perangkat WiFi, menunjukkan semacam nomor seri. Mungkin itu nomor seri perangkat WiFi ponsel itu.
*#7780# ->Soft Reset
Untuk mereset ulang pengaturan ponsel ke mode default atau pabrikan tanpa menghapus file-file tersimpan. Atau disebut Soft Reset. Kode ini merupakan cara lain mereset pengaturan ponsel selain menggunakan fitur Factory Setting di Pengaturan Ponsel. Setelah memasukkan kode, ponsel akan memberikan peringatan untuk Restore ulang.

*#7370# ->Hard Reset
Kode ini fungsinya hampir sama dengan *#7780 yaitu untuk mereset ponsel. Namun kode ini bila digunakan akan benar-benar mengembalikan ponsel ke kondisi awal sesuai settingan pabrik dengan tanpa terkecuali menghapus semua file di Drive:C. Terhapusnya semua file di drive C juga akan berdampak pada aplikasi yang diinsall di drive: E (memory eksternal). Aplikasi tersebut tidak akan dapat dibuka. Biasanya kode untuk hard reset ini digunakan bila kinerja ponsel mulai melambat(lemot) atau ponsel Symbian terinfeksi virus.
Selain beberapa kode di atas, saya masih memiliki beberapa kode lagi yang fungsi dan kegunaannya belum jelas. Walaupun saya tahu kegunaannya dari hasil browsing. Namun saya belum mengujinya lebih jauh.
No comments:
Post a Comment
Pembaca yang bijak selalu meninggalkan jejak.
Silakan berikan komentar berupa tanggapan, sanggahan, kritik, saran maupun pertanyaan dengan baik dan sopan
Yang follow MiniPici WeBlog konfirmasi ya! Nanti saya follow balik